Common Lubrication Mistakes in Industrial Equipment

7/29/2026

𝐂𝐨𝐦𝐦𝐨𝐧 𝐋𝐮𝐛𝐫𝐢𝐜𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧 𝐌𝐢𝐬𝐭𝐚𝐤𝐞𝐬 𝐢𝐧 𝐈𝐧𝐝𝐮𝐬𝐭𝐫𝐢𝐚𝐥 𝐄𝐪𝐮𝐢𝐩𝐦𝐞𝐧𝐭

Banyak kegagalan mesin bukan disebabkan oleh desain atau kualitas komponen, tetapi karena praktik pelumasan yang kurang tepat. Tiga kesalahan berikut sering terjadi di lapangan dan berdampak langsung pada biaya perawatan, downtime, dan umur peralatan.

𝘖𝘷𝘦𝘳 𝘎𝘳𝘦𝘢𝘴𝘪𝘯𝘨

Menambahkan grease terlalu banyak sering dianggap aman. Faktanya, ini justru meningkatkan tekanan di dalam bearing. Akibatnya, suhu naik, seal rusak, dan grease bisa bocor keluar.

Contoh nyata: pada motor listrik, over greasing dapat menyebabkan overheating dan memperpendek umur bearing hingga lebih dari 50%.

𝘗𝘦𝘯𝘨𝘨𝘶𝘯𝘢𝘢𝘯 𝘓𝘶𝘣𝘳𝘪𝘤𝘢𝘯𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘚𝘦𝘴𝘶𝘢𝘪

Setiap mesin memiliki kebutuhan spesifik. Viskositas, aditif, dan base oil harus sesuai dengan kondisi operasi. Menggunakan pelumas yang tidak tepat dapat menyebabkan keausan lebih cepat dan efisiensi menurun.

Contoh nyata: gear system dengan beban tinggi membutuhkan additive antiwear dan EP (extreme pressure) additive. Tanpa itu, permukaan gear akan cepat mengalami pitting.

𝘒𝘰𝘯𝘵𝘢𝘮𝘪𝘯𝘢𝘴𝘪

Debu, air, dan partikel logam adalah musuh utama sistem pelumasan. Kontaminasi mempercepat degradasi oil dan meningkatkan gesekan.

Contoh nyata: hanya 0,1% air dalam oil sudah cukup untuk menurunkan kemampuan pelumasan secara signifikan.

Apa yang bisa dilakukan:

• Lakukan analisa pelumas secara berkala.

• Gunakan metode aplikasi grease yang terukur.

• Pastikan sistem penyimpanan dan handling lubricant bersih.

• Gunakan lubricant sesuai spesifikasi OEM dan kondisi operasional.

Perawatan pelumasan yang tepat bukan hanya menjaga mesin tetap berjalan, tetapi juga menghemat biaya jangka panjang.

CONTACT US

Hubungi kami untuk konsultasi dan pelatihan

Email
Telephone

inquiry@valtrustinstitute.com

+62 817-0900-881

© 2026 Valtrustinstitute. All rights reserved.